HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG SANITASI HIGIENE DENGAN SIKAP PENJAMAH MAKANAN DI KAWASAN KULINER TAMAN JAJAN

Authors

  • Nur Alissa Leonita Husaini Universitas Negeri Jakarta Author
  • Mariani Mariani Universitas Negeri Jakarta Author
  • Guspri Devi Artanti Universitas Negeri Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.63864/zv349k40

Keywords:

sanitasi higiene, penjamah makanan, kuliner

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan tentang sanitasi higiene dengan sikap penjamah makanan terkait pengelolaan makanan di kawasan kuliner Taman Jajan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di kawasan kuliner Taman Jajan. Sampel penelitian ini adalah 62 penjamah makanan dan menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa sebanyak 51 responden (82,26%) memiliki tingkat pengetahuan tentang sanitasi higiene dengan kategori baik dan sebanyak 54 responden (87,1%) memiliki sikap terkait pengelolaan makanan dengan kategori baik. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara variabel pengetahuan tentang sanitasi higiene dengan variabel sikap penjamah makanan terkait pengelolaan makanan di kawasan kuliner Taman Jajan. Sebanyak 15,2% sikap penjamah makanan terkait pengelolaan makanan ditentukan oleh pengetahuan tentang sanitasi higiene yang dimiliki dan sebanyak 84,8% ditentukan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Saran kepada pihak pengelola kawasan kuliner Taman Jajan untuk memberikan pembekalan pengetahuan sanitasi higiene praktis berbentuk pampflet atau brosur pada para penjamah makanan.

References

Anderson, W. Lorin dan David R. Krathwohl. (2017). Pembelajaran, pengajaran, dan asesmen:revisi taksonomi pendidikan bloom (Rev. Ed). (Terjemahan Agung Prihantoro). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Anggraeni, C. (2013). Hubungan Pengetahuan Sanitasi Dan Higiene Dengan Sikap Siswa Kelas X Smk Negeri 6 Yogyakarta Di Laboratorium Boga. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Azwar, S. (2011). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya (Edisi 2). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

BPOM. (2019). Laporan Tahunan Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan. Jakarta: BPOM.

Budiman dan Riyanto. (2013). Kuesioner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Gardjito, M., dan Sinta M. (2015). Sanitasi & Higiene Pada Usaha Jasa Boga. Yogyakarta: PT. Citra Aji Parama.

Hartono, J. (2018). Metode Pengumpulan dan Teknik Analisis Data. Yogyakarta: ANDI.

Inayah. (2015). Hubungan Pengetahuan Higiene dan Sanitasi Makanan Terhadap Sikap dan Perilaku Penjamah Makanan di Kantin Universitas Tanjungpura. Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura, 5(1), 32.

Indasah. (2019). Makanan dan Kesehatan. Yogyakarta: Deepublish.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2012). Modul Kursus Higiene Sanitasi Makanan dan Minuman. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia Ditjen PPM dan PLP.

Mariana, R. Rifqie. (2017). Hygiene sanitasi Makanan. Malang: IKIP Malang.

Ningsih, R. (2014). Penyuluhan Hygiene Sanitasi Makanan dan Minuman, serta Kualitas Makanan yang Dijajakan Pedagang di Lingkungan SDN Kota Samarinda. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 10(1), 64–72.

Notoatmodjo, S. (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan (Edisi Revisi). Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Perdanawati, M. (2019). Hubungan Pengetahuan Sanitasi Higiene Dengan Sikap Pemilihan Makanan Jajanan Pada Mahasiswa Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Jakarta. Jurnal Pendidikan Tata Boga.

Permatasari, I. dkk. (2021). Faktor Perilaku Higiene Sanitasi Makanan Pada Penjamah Makanan Pedagang Kaki Lima. Jurnal Tata Boga, 10(2), 223–233.

Republik Indonesia. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 715/Menkes/Sk/V/2003 Tentang Persyaratan Hygiene Sanitasi Jasa Boga.

Tersiana, A. (2018). Metode Penelitian. Yogyakarta: Gramedia Pustaka Utama

Werang, B. Redan. (2015). Pendekatan Kuantitatif dalam Penelitian Sosial. Yogyakarta: Calpulis.

WHO. WHO’s First Ever Global Estimates of Foodborne Diseases Find Children Under 5 Account for Almost One Third of Deaths. https://www.who.int/news/item/03-12-2015-who-s-first-ever-global estimates-of-foodborne-diseases-find-children-under-5-account-for-almost-one-third-of-deaths. 2015. Diakses pada 12 Februari 2022.

Wibowo, S. Ari. (2019). Hubungan Perilaku Penjamah Makanan dengan Angka Kuman pada Makanan di Rumah Makan Kabupaten Magetan. Kesehatan Masyarakat, 8(5), 55.

Widodo, A. (2007). Konstruktivisme dan Pembelajaran Sains. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan.

Yulianto dkk. (2020). Hygiene, Sanitasi dan K3. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Downloads

Published

2022-06-30