EDUKASI DAN PENGENALAN WAYANG JEMBLUNG UNTUK PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BERBASIS BUDAYA DI KELURAHAN LIRBOYO KOTA KEDIRI
DOI:
https://doi.org/10.63864/gdcjbk71Keywords:
Wayang Jemblung, Ekonomi kreatif, Edukasi budaya, Promosi digital, RevitalisasiAbstract
Wayang Jemblung merupakan seni pertunjukan tutur khas Jawa yang menggabungkan unsur musik, narasi, dan nilai-nilai keislaman. Namun, eksistensinya kian meredup akibat rendahnya minat generasi muda, minimnya promosi, dan terbatasnya panggung pementasan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan merevitalisasi Wayang Jemblung di Kelurahan Lirboyo, Kota Kediri, melalui pendekatan edukatif, digital, dan pemberdayaan komunitas. Metode pelaksanaan meliputi edukasi budaya ke sekolah, promosi melalui media sosial, serta pagelaran seni yang melibatkan pelaku seni, pelaku UMKM, dan masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran budaya di kalangan pelajar, memperluas jangkauan promosi melalui media digital, dan menggerakkan ekonomi lokal melalui partisipasi UMKM dalam pagelaran seni. Program ini membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat diintegrasikan dengan strategi ekonomi kreatif lokal secara berkelanjutan
References
Bekraf. (2017). Kontribusi Ekonomi Kreatif. www.Bekraf.go.id
Huda, A. B. N., & Askafi, E. (2021). Pengembangan Kampung Keren (Kreatif dan Independen) Berbasis Budaya Lokal Menuju Pariwisata Perkotaan. REVITALISASI: Jurnal Ilmu Manajemen, 10(1), 94–108.
Jefriando, M. (2015). Jokowi: Ekonomi Kreatif Akan Jadi Pilar Perekonomian RI. Detik.Com. http://finance.detik.com
Meilina, R., Muslih, B., Bhirawa, S. W. S., Hidayah, A. N., Maskulin, A. E., Kurniawan, R. A., & Arismanda, I. V. P. (2024). Pengenalan Wayang Jemblung Sebagai Rintisan Kampung Keren di Kelurahan Lirboyo Kota Kediri. ADM : Jurnal Abdi Dosen Dan Mahasiswa, 2(1), 71–78. https://doi.org/[1] Meilina R, Muslih B, Bhirawa SWS, Hidayah AN, Maskulin AE, Kurniawan RA, et al. Pengenalan Wayang Jemblung Sebagai Rintisan Kampung Keren di Kelurahan Lirboyo Kota Kediri. ADM J Abdi Dosen Dan Mhs 2024;2:71–78.
Meilina, R., Purnomo, H., Prasojo, A., Leksono, P. Y., Rizda, S. P., & Setiawan, A. B. (2024). The Role of Academics as Part of Pentahelix in the Development of “ Kampung Keren ” to Achieve SDG ’ s. Proceedings of The National Conference on Community Engagement, 1(1), 445–455. https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/ncce%0AThe
Pugra, I. W., Oka, I. M. D., & Suparta, I. K. (2021). Kolaborasi Pentahelix Untuk Pengembangan Desa Timpag Menuju Desa Wisata Berbasis Green Tourism. Bhakti Persada Jurnal Aplikasi IPTEKS, 7(2), 111–120. https://doi.org/10.31940/bp.v7i2.111-120
Subari, W. A. (2025, April 10). Keberagaman Budaya Indonesia: Warisan yang Kaya. Media Indonesia.Com. https://mediaindonesia.com/humaniora/758951/keberagaman-budaya-indonesia-warisan-yang-kaya
Yunas, S. N. (2019). Implementasi Konsep Penta Helix dalam Pengembangan Potensi Desa melalui Model Lumbung Ekonomi Desa di Provinsi Jawa Timur. Matra Pembaruan : Jurnal Inovasi Kebijakan, 3(1), 37–46. https://doi.org/10.21787/mp.3.1.2019.37-46
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




