PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PRODUKSI FROZEN FOOD AYAM BERBUMBU DRY RUB

Authors

  • Ezra Chicaal Sandya Universitas Negeri Yogyakarta Author
  • Ngabdul Munif Universitas Negeri Yogyakarta Author
  • Wika Rinawati Universitas Negeri Yogyakarta Author
  • Thyara Mahanani Universitas Negeri Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.63864/301p8w22

Keywords:

community empowerment, frozen food, dry-rub chicken, entrepreneurship, value-added products.

Abstract

Perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin mengutamakan kepraktisan mendorong peningkatan permintaan produk frozen food di Indonesia. Industri frozen food nasional menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dengan nilai pasar mencapai lebih dari USD 3,6 miliar pada tahun 2025 dan diproyeksikan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang. Kondisi ini membuka peluang bagi masyarakat pedesaan untuk mengembangkan usaha pangan berbasis bahan baku lokal yang memiliki nilai tambah tinggi. Kampung Emas Pacarejo, Kabupaten Gunungkidul memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup baik, namun masih menghadapi keterbatasan dalam diversifikasi produk pangan dan penguasaan teknologi pengolahan pangan modern. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memproduksi frozen food ayam berbumbu dry rub, meningkatkan kemampuan pengemasan dan pemasaran produk, serta mendorong terbentuknya usaha pangan berbasis masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan usaha. Peserta kegiatan berjumlah 20 orang yang terdiri atas ibu rumah tangga, anggota kelompok wanita tani, dan pemuda desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 43%, peningkatan keterampilan produksi sebesar 88%, dan meningkatnya minat peserta untuk mengembangkan usaha frozen food secara mandiri. Produk yang dihasilkan berupa ayam berbumbu dry rub siap masak dengan kemasan vakum yang memiliki daya simpan lebih panjang dan nilai jual lebih tinggi dibandingkan ayam segar.

References

Ambarwati, R., Amelia, C., & Rahmina, K. S. (2025). Pelatihan Pembuatan Frozen Food untuk Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK Cempaka Banjarbaru. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, 5(4). https://doi.org/10.59818/jpm.v5i4.1998

Farida, F., dkk. (2022). Business Management Training for MSMEs GRD Frozen Food. Community Empowerment Journal. Universitas Muhammadiyah Magelang.

GMI Research. (2024). Indonesia Frozen Food Market Analysis and Forecast 2024–2031.

Jakpat Insight. (2024). Indonesia Frozen Food Consumption Trends.

Nulinnaja, R. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Terdampak Covid-19 Melalui Pelatihan Frozen Food untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi. Repository UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Rizal, Y., Fuad, M., Natasha, N., Mastuti, R., & Sinaga, S. (2023). Peningkatan Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Pelatihan Frozen Healthy Food. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(6).

Ukarana, C. I., Sari, A. E., Caryarini, S. H., dkk. (2026). Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Pengolahan Olos menjadi Frozen Food sebagai Upaya Peningkatan Keadilan Gender. Abdira.

Wellyalina, W., dkk. (2023). Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Usaha Dapoer Tiga Putri dalam Olahan Frozen Food melalui Konseling dan Training. Jurnal Warta Andalas.

Downloads

Published

30-06-2026