PELATIHAN PAKET WISATA GASTRONOMY EXPERIENCE BERBASIS UMKM: TRANSFORMASI DAPUR TRADISIONAL MENJADI ATRAKSI WISATA DI SEMANU

Authors

  • Rika Nuryani Suwarno Universitas Negeri Yogyakarta Author https://orcid.org/0009-0009-9720-8791
  • Minta Harsana Universitas Negeri Yogyakarta Author
  • Afia Fauziah Universitas Negeri Yogyakarta Author
  • Fajar Nur Cahyani Universitas Negeri Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.63864/tdqvaj45

Keywords:

Dapur Tradisional, Gastronomy Experience, Sego Berkat, Makanan Lokal Gunungkidul, UMKM Kuliner

Abstract

Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM kuliner di Kapanewon Semanu, Gunungkidul, melalui transformasi dapur tradisional (pawon) menjadi atraksi wisata gastronomi interaktif (gastronomy experience) berbasis produk lokal Sego Berkat. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan keterampilan dalam mengemas potensi kuliner lokal karst menjadi paket wisata bernilai ekonomi tinggi serta minimnya pemahaman standar kebersihan ruang dapur tradisional. Metode pelaksanaan pelatihan dilakukan secara bertahap melalui sosialisasi, demonstrasi, pendampingan interaktif berbasis experiential learning, serta uji coba operasional komersial terbatas. Evaluasi efektivitas program diukur menggunakan instrumen tes teori dan angket respon peserta. Analisis data menggunakan uji beda paired sample t-test dengan kriteria nilai signifikansi (α=0,05), indeks perolehan Normalized Gain (N-Gain), serta analisis persentase kepuasan. Hasil uji beda menunjukkan adanya perbedaan kompetensi pemahaman gastronomi dan higiene yang sangat signifikan setelah diberikan pelatihan (t(24)=-15,92;p<0,05) dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,73 yang masuk dalam kategori efektivitas tinggi. Pengukuran respon peserta melalui angket juga menunjukkan penerimaan yang sangat positif dengan persentase capaian kepuasan sebesar 92,5%. Rangkaian paket wisata "Semanu Pawon Experience" telah sukses disimulasikan di hadapan para ahli pariwisata dan divalidasi melalui uji coba operasional komersial secara nyata di bawah pengelolaan mandiri pelaku usaha lokal tanpa membutuhkan pendampingan aktif dari tim pengabdi.

References

Adinugraha, H. H. (2025). Gastronomic experiences and culinary heritage in enhancing destination competitiveness: a study of heritage food tourism in indonesia. Gastronomy Heritage, Health Orientations, And Evolving Food Cultures: Perspectives In Gastronomy Research-2025, 1.

Anggraeni, R. C. M. (2020). Rintisan pelatihan kuliner Perkumpulan Putri Seruni Tejo untuk menambah pendapatan keluarga di Kelurahan Tegalrejo, Kota Yogyakarta. Jurnal Abdimas Akademika, 1(2), 89–97. https://aks-akk.e-journal.id/JAA/article/view/89

Aznam, A. F. P., Noviastuti, N., & Anggraini, F. D. (2025). Pemberdayaan berbasis keterampilan kuliner: Implementasi keilmuan perhotelan melalui pelatihan menu western food bagi masyarakat lokal. Jurnal Abdimas Akademika, 6(2), 33–42. https://doi.org/10.63864/f60km029

Dewi, B. P., Nugroho, S. P., & Sugesti, S. (2022). Preservation of 'Jenang' as gastronomy tourism in Yogyakarta. UNCLLE, 2(1), 376–385.

Disma, F., Widiyanto, N., & Kusumawati, P. (2025). Wisata gastronomi berbasis budaya lokal sebagai upaya pengembangan makanan tradisional di Kota Pekalongan. Jurnal Kajian Pariwisata dan Bisnis Perhotelan, 6(1), 72-81. https://doi.org/10.24036/jkpbp.v6i1.77872

Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand-student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74. DOI:10.1119/1.18809

Irnawati, S. (2020). Pelestarian makanan tradisional thiwul sebagai warisan gastronomi Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta (Skripsi sarjana, Universitas Pendidikan Indonesia). UPI Repository. https://repository.upi.edu/71037/

Laksmi, A., Abduh, M. S., & Maulana, A. (2025). Strategi pelestarian kuliner keraton sebagai daya tarik wisata gastronomi di Daerah Istimewa Yogyakarta (Studi kasus pada Bale Raos Resto). Jurnal Pariwisata, Bisnis dan Digital, 1(1), 193-202.(https://jurnalpariwisata.iptrisakti.ac.id/index.php/JPBD/article/view/1949)

Mayuree, P. A. L., & Radhika, H. (2025). Culinary heritage as a tool for destination branding. Gastronomy Heritage, Health Orientations, And Evolving Food Cultures: Perspectives In Gastronomy Research-2025, 101.

Meilina, R., Hakimah, E. N., Ernestivita, G., Raharjo, I. B., & Fadilah, A. O. (2022). Optimalisasi strategi pemasaran untuk penguatan kelompok UMKM Desa Karangtalun Kabupaten Kediri. Jurnal Abdimas Akademika, 3(2), 110–119. https://repository.unpkediri.ac.id/8848/

Miranti, D., & Murdana, I. (2025). Filosofi kuliner tradisional sebagai daya tarik wisata di Pawon 21 Bonjeruk Lombok Tengah. Jurnal Ilmiah Hospitality, 14(1), 547-564. https://doi.org/10.47492/jih.v14i1.3841

Novyarni, N., Wijaya, A., & Hermawan, H. (2024). Experiential learning approach in vocational and community development: A literature review. Journal of Vocational Education, 12(1), 45–58.

Sulistiyani, T., Rachmawati, E., & Mufidah, L. (2022). Strategi pelestarian makanan tradisional melalui pelatihan bagi masyarakat Kemantren Kota Gede Yogyakarta. Jurnal Abdimas Akademika, 3(2), 96-103. https://aks-akk.e-journal.id/JAA/article/view/193

Treu, J., Buono, G., & Elss, V. I. (2020). Interpretation of gastronomic traditions within tourism. J. of Tourism and Hospitality Management, 8(2).

Wahyuni, N. (2020). Pemberdayaan perempuan melalui wirausaha pengolahan makanan berbahan sagu untuk mempromosikan konsumsi pangan bijak dalam mewujudkan kedaulatan pangan di Kendari Sulawesi Tenggara. Jurnal Abdimas Akademika, 1(1), 66–79. https://aks-akk.e-journal.id/JAA/article/view/18

Downloads

Published

30-06-2026