PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA MELALUI PENGOLAHAN KACANG HIJAU DI DESA PULUTAN KECAMATAN NGOMBOL KABUPATEN PURWOREJO JAWA TENGAH

Authors

  • Lina Mufidah Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” Yogyakarta Author
  • Eka Rachmawati Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” Yogyakarta Author
  • Titik Sulistiyani Akademi Kesejahteraan Sosial “AKK” Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.63864/vt2wz730

Keywords:

Pemberdayaan, Ibu Rumah Tangga, Kacang Hijau

Abstract

Pengabdian ini membahas tentang pemberdayaan ibu rumah tangga kelompok perempuan di
Desa Pulutan Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo Jawa Tengah melalui pengolahan kacang
hijau yang memang menjadi komoditas pangan wilayah tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk
melakukan suatu perubahan masyarakat untuk memaksimalkan hasil tani yaitu kacang hijau menjadi
salah satu sumber pemberdayaan ekonomi. Pengabdian ini menggunakan pendekatan metode Asset
Based Communiy Development (ABCD) dimana pendekatan ini erat hubungannya dengan asset yang
dimiliki. Pendekatan ini menggunakan 4 tahap dalam Apreciative Inquiry. Pengabdian ini dilakukan
pada masyarakat di Desa Pulutan Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo Jawa Tengah pada 10
November 2023. Pelatihan ini dilakukan perencanaan terhadap perilaku yang akan dicapai yaitu
ketrampilan masyarakat terhadap produkberbahan dasar kacang hijau. Selain target perubahan perilaku
masyarakat. Perencanaan dilakukan pada kondisi tempat pelatihan. Tindakan yang akan dilakukan
pelaksanaan praktek membuat produk makanan dari bahan kacang hijau. Produk yang telah dibuat oleh
peserta didampingi narasumber antara lain bakpia kacang hijau, roti manis kacang hijau dan kue
jongkong, setelah pelatihan adalah tindakan evaluasi hasil pelatihan dengan dikaitkan konsep-konsep
teori yang digunakan. 

References

Dewi, R. (2021). Pkm Pengolahan Kacang Hijau Kelompok Perempuan Di Desa

Bontolangkasa Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa. Jurnal Pengabdian

Masyarakat Kreatif, 7(2), 19–31.

Fitriani, R. S., & Taryono, T. (2022). Pengembangan Kacang Hijau Organik Sebagai

Komoditas Pangan Indonesia. Agrotechnology Innovation (Agrinova), 4(2), 7.

https://doi.org/10.22146/a.77008

Ghafar, M., & Ahmad Zarkasyi. (2022). Womenpreneurship: Aktualisasi Peran Perempuan

Melalui Pemberdayaan Kewirausahaan di Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan.

Musãwa Jurnal Studi Gender Dan Islam, 21(1), 81–94.

https://doi.org/10.14421/musawa.2022.211.81-94

Ibrahima, A. B. (2018). Asset Based Community Development (ABCD). In Transforming

Society (Issue September). https://doi.org/10.4324/9781315205755-17

Junus, D., Nuna, M., Ernikawati, & Moonti, R. M. (2022). PROGRAM PENGOLAHAN

DAN PEMASARAN PRODUK REMPEYEK KACANG HIJAU DI DESA BAKIDA

KECAMATAN HELUMO KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW SELATAN.

Insan Cita, 4(2).

Kusuma Putri, A., Rukmini, A., Setyaningsih, R., Kunci, K., Nangka, T., Kesukaan, T., &

Jongkong Khas Bangka Belitung, K. (2022). Pengaruh Substitusi Tepung Nangka

Terhadap Kualitas Dan Tingkat Kesukaan Konsumen Pada Kue Jongkong Khas Bangka

Belitung. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana, 17.

https://journal.uny.ac.id/index.php/ptbb/article/view/58781/18915

Lestari, N. (2020). Tinjauan Penerapan GMP Pada Industri Bakpia Di Kecamatan Godean

Kabupaten Sleman DIY: Vol. XVII (Issue 2).

Murtini, E. S., Yuwono, S. S., & Setyawan, H. Y. (2018). The mineral composition and the

effect of particle size of carbonized rice straw as colorant of a traditional cake kue

jongkong Surabaya. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 131(1).

https://doi.org/10.1088/1755-1315/131/1/012005

Downloads

Published

30-12-2023