PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN OLAHAN TEMPE, TAHU, SAGON DAN FROZEN FOOD PADA MASA PANDEMI COVID-19
DOI:
https://doi.org/10.63864/v1jjhp92Keywords:
Pemberdayaan masyarakat, Pelatihan olahan, Pandemi covid-19Abstract
Program pemberdayaan perempuan merupakan sektor penting yang perlu diperhatikan dalam
pengembangan pembangunan bangsa. Perempuan hebat harus memiliki keahlian dimana menjadi upaya dalam
meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan diberikan bekal pengetahuan dan keterampila agar tercipta
perempuan yang berdaya. Program pelatihan, khususnya pelatihan pengolahan banyak diambil pemerintah
sebagai jalan pembelajaran singkat guna mengentas dampak ekonomi akibat pandemi covid-19. Pengabdian
kepada masyarakat ini bertujuan untuk (1) menambah wawasan dan meningkatkan ketrampilan dibidang
pengolahan prodak makanan. (2) memperkaya dan mendalami resep olahan tahu, tempe, sagon dan frozen food.
Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarat ini dilakukan dalam bentuk pelatihan. Metode yang
digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini antara lain metode presentas, Hand-ons Methods dan metode
Group Building. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta pelatihan telah mendapatkan tambahan wawasan
dan juga ketrampilan terkait aneka olahan tahu, tempe, sagon dan frozen food, selain itu peserta pelatihan mampu
mempergunakan keterampilan pengolahan makanan sebagai saranan memperbaiki ekonomi keluarga dimasa
pandemi covid-19.
References
Andini Octaviana dkk. (2021). Pelatihan Pengolahan Produk Jahe sebagai Upaya
Pemberdayaan Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pengabdian Inovasi Lahan
Basah Unggul. Vol. 1, No. 1 Juli 2021, Hal. 59-66.
Fitri, R. (2010). Pemberdayaan Perempuan dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah. Kanun:
Jurnal Ilmu Hukum, 12(2), 349-366.
Hadinata, R. (2015). ANALISIS METODE PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA DI CV X Rizal. AGORA, 3(2), 475–478.
Kancana, S., Lestari, P., & Nurficahyanti, F. (2016). Model Komunikasi Pemasaran untuk
Pemberdayaan Perempuan Pada Sektor Informal di Yogyakarta. Jurnal ASPIKOM, 2(6),
444-458.
Karwati, L. (2017). Pemberdayaan perempuan melalui pelatihan kewirausahaan berbasis
potensi alam setempat. Visi, 12(1), 45-52.
Nasution, D. A. D., Erlina, E., & Muda, I. (2020). Dampak Pandemi COVID19 terhadap
Perekonomian Indonesia. Jurnal Benefita: Ekonomi Pembangunan, Manajemen Bisnis &
Akuntansi, 5(2), 212-224.
Noe, R. A., Tews, M. J., & Marand, A. D. (2013). Individual differences and informal learning
in the workplace. Journal of Vocational Behavior.
https://doi.org/10.1016/j.jvb.2013.06.009.
Setiawan, S. A., & Puspitasari, N. (2018). Preferensi Struktur Organisasi Bagi Generasi
Millenial. Jurnal Borneo Administrator, 14(2), 101-118.
Suroto, B., Hadiyati dan Afred Suci. (2015). Effective Model of Enterpreneurship Learning in
Higher Education: Perspective in Indonesia. 2nd International Conference on Human
Sustainability 2015, Malaysia.
Syandrawati, KNI. (2016). Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendampingan Pengolahan
Jamur Tiram Dalam Pemenuhan Kebutuhan Keluarga di UKM Kampung Jamur Desa
Wadungasih Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo. J+ Plus Unesa, 5(2), 1-7.
Wahyu Tjiptaningsih. (2017). Pemberdayaan Perempuan Dalam Upaya Peningkatan Ekonomi
Keluarga. Jurnal Ilmiah Administrasi Nomor 1, Jilid 2.
Wirda, F., Herizon., Putra, T.J. (2020). Penguatan Daya Saing UKM Pada Usaha Makanan
Khas Daerah Sumatera Barat. DINAMISIA, 4(4), 579-587.
https://doi.org/10.31849/dinamisia.v4i3.4165.
Yuliantoro, N. (2020). Pengembangan Ketrampilan dengan Pelatihan MemasakmAneka
Hidangan Ikan Guramekepada Kelompok Ekstra Kurikuler Tata Boga Siswa SMA
Permai Pluit Jakarta. Abdimas Pariwisata, 1(No.1), 17–25.
Zuari, F.O., H. Widayani dan R.D. Daniel. (2013). Pengaruh Strategi Pemasaran Terhadap
Penerimaan Bersih Restoran Omah Pincuk. Proceeding PESAT, vol. 5, hal. E-383 – E-
389. ISSN: 1858-2559.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




